PEREMPUAN -PEREMPUAN PERKASA (BAGIAN 1) - Kemalang Klaten
Headlines News Klaten.Info :
Home » » PEREMPUAN -PEREMPUAN PERKASA (BAGIAN 1)

PEREMPUAN -PEREMPUAN PERKASA (BAGIAN 1)

Written By kiswanto adinegara on Minggu, 26 Mei 2013 | 21.17




KEMALANG  ~  Kaum perempuan terkadang diberi stigma kurang pas misalnya disebut kaum lemah,dan ”konco wingking”. Sejarah perjuangan Raden Ajeng Kartini yang lahir pada 21 April 1879 ,mencatat agar kaum wanita dapat berada ditempat yang layak, dan  mengangkat derajat wanita dari tempat gelap ketempat yang terang benderang.Sesuai dengan karya tulis beliau yang terkenal, yang berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang”.Perjuangan Kartini hingga kini setelah selama 134 tahun ternyata  belum usai.Kondisi kemiskinan menjadi belenggu dan menghambat perempuan untuk maju.Namun demikian dalam kehidupan yang keras saat ini  ternyata banyak kita jumpai perempuan –perempuan hebat untuk tetap survive secara mandiri.Walaupun diusia senja mereka tidak mau berpangku tangan atau bahkan menadahkan telapak tangan mencari belas kasihan.Mereka tetap semangat untuk  bekerja,bekerja dan terus bekerja.
Kontributor klaten.info mencoba menjumpai diantara mereka.

1. Penjual kayu bakar keliling
Namanya mbah Ardjo,umur 89 tahun,perempuan uzur yang nyaris berusia seabad ini tidak mengenal lelah untuk mencari nafkah.Ia tidak menyerah dengan kondisi kemiskinan yang mendera hidupnya.Perempuan yang telah puluhan tahun menjanda ini ,rela mengais rejeki dengan cara menjual kayu bakar.Setiap akan bekerja,sejak jam 5.00 pagi mbah Ardjo telah menyiapkan empat bongkok kayu bakar di bagasi sepeda butut kesayangannya.Sepeda ini menjadi satu-satunya barang berharga miliknya.Menjadi sarana transportasi untuk menjalankan aktivitasnya sejak puluhan tahun.Ketika dijumpai kontributor Klaten info ,mbah Ardjo mengatakan bahwa menjual kayu bakar di zaman serba “gas” memang tidak mudah.Rerata setiap keluarga memasak sudah menggunakan kompor gas.Dengan demikian ia harus berkeliling dari pagi hingga siang hari menempuh jarak kurang lebih 5 kilometer.Demi sesuap nasi Mas,kalau tidak gini ya tidak bisa makan” katanya.Mbah Ardjo tinggal  di padukuhan Tikas,desa Tangkil,kecamatan Kemalang.Ia tinggal sendiri,mengingat seorang anaknya telah berkeluarga  pergi merantau dan jarang pulang.Penghasilan dari menjual kayu bakar antara Rp 20.000,00 – 25.000,00 per hari.Seminggu biasanya tiga kali keliling menjajakan kayu bakar.Bahan kayu bakar diperoleh dari pemberian tetangganya,berupa dahan dan ranting hasil pemangkasan dari pohon kayu-kayuan.
                                                                                                                       Oleh : Kiswanto
Share this article :

0 komentar:

Tuliskan komentar Anda...

Komentar Anda mungkin akan sangat berguna bagi kami atau pembaca lain :)

Klaten Info Fanpage!

 
Support : Klaten.Info
Kontributor Berita : Kiswanto
Copyright © 2013. Kemalang Klaten - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info