MENJELANG "NYADRAN" HARGA BUNGA MAWAR MEROKET - Kemalang Klaten
Headlines News Klaten.Info :
Home » » MENJELANG "NYADRAN" HARGA BUNGA MAWAR MEROKET

MENJELANG "NYADRAN" HARGA BUNGA MAWAR MEROKET

Written By kiswanto adinegara on Jumat, 12 Juli 2013 | 02.02


Kemalang  ~  Bulan Sya’ban atau yang dikenal dengan Ruwah,merupakan bulan jelang Ramadhan atau Pasa.Suatu bulan dimana didalamnya terdapat tradisi “nyadran”.Lazimnya kegiatan itu tepatnya jatuh pada tanggal 25 Sya’ban .Asal muasal tradisi yang telah turun temurun dari generasi kegenerasi itu,diperkirakan berasal dari gagasan Waliullah Sunan Kalijogo.Ide manis dan strategis tersebut dalam rangka implementasi dan akulturasi ajaran Islam dengan agama masyarakat setempat yakni Hindu Jawa.Kepiawaian Waliullah memang tidak perlu diragukan dalam strategi berdakwah,demi syiar Islam tetapi lambat tapi pasti dapat diterima masyarakat,tanpa harus menimbulkan konflik sosial.Yang muaranya akidah Islam dapat masuk dan diterima berbarengan dengan ritual-ritual masyarakat setempat.
Nomenklatur “nyadran” ,berasal dari “sraddha” yang bermakna ziarah kemakam untuk membersihkan dan mendoakan arwah leluhur,disertai menabur bunga ,agar beraroma wangi.Dahulu juga diadakan kenduri,dan pembacaan doa dipelataran pekuburan.Namun yang terakhir barangkali sudah kurang lebih tiga dasa warsa sudah tidak lagi dilakukan,tetapi kenduri dilaksanakan di rumah warga.Kelengkapan kenduri diantaranya buah-buahan,jajanan pasar,apem dan kolak.Apem analog dengan ‘afwan’ berarti maaf,sementara kolak berasal dari kata ‘khotan’ bermakna kesalahan,sehingga secara keseluruhan  dapat dimaknai ada saling memaafkan antara warga .Hakekatnya untuk saling membersihkan diri sebelum menjalankan ibadah puasa ramadhan.

Ziarah kubur para leluhur,tidak jarang dilakukan oleh para perantau sekalipun .Dalam ritual nyadran yang tidak dapat diabai dan tinggalkan adalah adanya bunga mawar yang harum mewangi.Afdolnya ziarah kubur memang jika ,berdoa dan selepasnya menabur bunga di pusara atau nisan leluhur.Pemandangan di tanah pekuburan pada bulan Ruwah tepatnya di hari nyadran bak permadani yang ditaburi warna-warni bunga mawar,melati dan kenanga.Tanah makam yang terkadang berbau kurang sedap,spontan akan berubah menjadi harum semerbak








Mengingat keberadaan bunga utamanya mawar pada saat nyadran sangat dibutuhkan ,menyebabkan harga bunga tersebut meroket naik.Pada hari-hari menjelang nyadran harga bunga melonjak naik ,dan puncaknya ya dihari dimana ritual itu dilaksanakan.Lima hari sebelum hari H,harga satu klilogram bunga mawar mencapai Rp 150.000,00 dan diperkirakan nanti akan mencapai sekitar Rp 200.000,00, bahkan lebih apalagi jika produksi dan stoknya terbatas,demikian dituturkan Sunarmi yang baru saja membeli bunga di pasar Kembang,Kemalang,kepada kontributor klaten info.Pada hari-hari biasa harga sekilogram bunga mawar paling mahal Rp 50.000,00,imbuhnya.

Beberapa minggu terakhir memang akibat anomali iklim curah hujan berlebihan walaupun telah memasuki musim kemarau,hal ini menyebabkan produksi bunga mawar di kawasan sentra produksi wilayah kecamatan Kemalang agak terganggu.

Oleh : Kiswanto
Share this article :

0 komentar:

Tuliskan komentar Anda...

Komentar Anda mungkin akan sangat berguna bagi kami atau pembaca lain :)

Klaten Info Fanpage!

 
Support : Klaten.Info
Kontributor Berita : Kiswanto
Copyright © 2013. Kemalang Klaten - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info