MUDHARAT PETASAN-PETASAN DI HARI LEBARAN - Kemalang Klaten
Headlines News Klaten.Info :
Home » » MUDHARAT PETASAN-PETASAN DI HARI LEBARAN

MUDHARAT PETASAN-PETASAN DI HARI LEBARAN

Written By kiswanto adinegara on Senin, 12 Agustus 2013 | 02.06

 
Kemalang ~ Hari raya Idul Fitri awam lazim menyebut “hari lebaran”,sejatinya merupakan hari kemenangan bagi umat muslim yang telah menjalankan ibadah puasa berserta rangkaiannya selama  bulan ramadhan.Kemenangan itu disambut dengan mengumandangkan takbir semalam suntuk memuji keagungan Allah SWT sang pencipta jagat raya berserta isinya.Menjalankan sholat Idul Fitri pada 1 Syawal serta melanggengkan silaturahim dengan kemasan halal bil halal.Rangkaian itu merupakan refleksi perwujudan keseimbangan bangunan hablum minalloh serta hablum minanas.Tradisi tersebut telah mengkristal mewujud jadi sebuah budaya di nusantara tercinta ini.
Menjelang ramadhan 1434 H ,Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa terhadap umat muslim agar menjauhi “pesta petasan” alias mercon.Mengingat  penilaian MUI terhadap petasan antara manfaat dibanding mudharatnya lebih banyak ketidakmanfaatanya.Menyulut petasan di ruang publik merupakan tindakan melanggar hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang nomor 12 tahun 1961 tentang penggunaan bahan peledak.Artinya jika tanpa izin dari pihak berwenang membakar petasan sudah merupakan  tindakan pidana.Apalagi jika berdampak negatif terhadap parapihak yang menjadi korban fisik maupun non fisik.

Namun sejumlah warga masyarakat merasa tidak puas dan kurang afdol jika merayakan lebaran tidak disertai menyulut barang berbahaya dan membuat jantungan itu.Bahkan menandai masuknya awal ramadhan,ditengah dan bahkan pergantian  tahun baru pun tidak luput dari mercon.

Dari aspek ekonomi keluarga belanja mercon merupakan pemborosan,dan tidak ada manfaat justru lebih banyak bahayanya.Penyulut petasan lebih mengedepankan egoisme,lebih-lebih manakala peledakkannya dilakukan di area pemukiman warga.Para penyulut dinilai telah merampas hak-hak tetangga dan orang lain,utamanya efek ledakan sangat keras yang mengagetkan karena datang tiba-tiba.Sangat berbahaya bagi penderita penyakit jantung .

Sebagaimana peristiwa Minggu , 11 Agustus 2013 sekitar pukul 19.45 WIB,pandhemen petasan di salah satu padukuhan desa Keputran,kecamatan Kemalang pinggir selatan menyulut dan diduga mengarahkan ledakan dekat dan tepat diatas rumah ibadah yang lokasinya lain padukuhan beda kecamatan, saat itu sedang berlangsung jamaah sholat isyak.Sontak pada kaget dan ada seorang ibu yang jatuh menangis dan lemas akibat dadanya sesak dan gastritisnya kambuh.Kejadian serupa sebenarnya telah dimulai sejak bulan ramadhan dan Sabtu,10 Agustus 2013 kurang lebih pukul  20.00 WIB an.Menurut salah satu jamaah Yuni Rahayu ledakan terlihat dari kaca cendela tepat diatas tempat ibadah,katanya.

Peristiwa yang belum jelas motivasinya tersebut mengundang keprihatinan dari banyak pihak.Salah satu anggota takmir dan imam setempat kiai Ngadiso menyayangkan tragedi kecil itu,dan mengharapkan peristiwa serupa tidak diulangi lagi.Mohammad Subirman tokoh masyarakat padukuhan Keputran ,desa Keputran juga menyayangkan  dan akan menegur ,mengajak serta mengingatkan semua warga agar saling menghormati menjaga keamanan dan ketertiban serta toleran terhadap tetangga dekatnya. Kebetulan tanggal 17 Agustus lusa akan digelar pertemuan warga dalam rangka silaturahim dan halal bihalal,demikian penuturannya kepada kontributor klaten info.

Para pihak utamanya ketua RT/RW/Kadus serta tokoh masyarakat diharapkan dapat memberi tauladan kepada warga nya terutama generasi mudanya agar tidak membelanjakan uangnya untuk hal-hal yang mubazir seperti beli petasan,imbuhnya mengakiri pembicaraan,sambil melihat barang bukti berupa selongsong bekas petasan yang ditemukan bertuliskan “….ACKHAWK TOP C 889….S Roman candle “ made in china yang sebagian tulisannya telah hilang.

Oleh : Kiswanto
Share this article :

0 komentar:

Tuliskan komentar Anda...

Komentar Anda mungkin akan sangat berguna bagi kami atau pembaca lain :)

Klaten Info Fanpage!

 
Support : Klaten.Info
Kontributor Berita : Kiswanto
Copyright © 2013. Kemalang Klaten - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info