SISA-SISA KUE LEBARAN,SIAPA MAU ? - Kemalang Klaten
Headlines News Klaten.Info :
Home » , » SISA-SISA KUE LEBARAN,SIAPA MAU ?

SISA-SISA KUE LEBARAN,SIAPA MAU ?

Written By kiswanto adinegara on Selasa, 20 Agustus 2013 | 19.28


                        Kue-kue sisa lebaran masih tertata di meja ruang tamu sebuah rumah

Kemalang ~ Lebaran 1434 H ,telah lewat kira-kira tiga belas hari yang lalu.Disamping suka cita ,karena dapat bersua sanak saudara serta handai taulan,kecapaian raga tentu juga dirasakan.Bahkan sejumlah warga menyitirnya “lebaran” sama artinya semuanya “lebar” atau habis-habisan.Habis tenaga dan habis pula uangnya.
Memang banyak cara ditempuh untuk memeriahkan suasana lebaran.Ada yang enjoy dirumah dan silaturahim dengan tetangga dekat saja.Namun tak jarang yang menghabiskan waktu untuk piknik,berekreasi dan berwisata dari obyek yang satu hingga destinasi pariwisata yang lain.

Dihari fitri tersebut lazimnya setiap rumah menyambut setiap tamu yang datang dengan cara-cara terbaik.Mengingat tamu adalah pembawa rezeki, maka tamu wajib dihormati.Menghormati tamu yang datang bersilaturahim kerumah setidaknya dengan cara menanggapi secara baik berupa senyum sapa dan salam.Menyuguhkan hidangan yang disukai,walaupun tidak harus mahal harganya,demikian dituturkan Nyonya Soetardjo seorang ibu rumah tangga warga Kemalang.

Jenis makanan lebaran berupa snack yang dinilai paling laris adalah kacang mete dan belut goreng.Barangkali mengingat habis menjalankan puasa ramadhan sebulan ,maka snack ringanlah yang banyak diminati tamu,demikian diungkapkan Nyonya Siti yang mengaku kacang mete dan belut menjadi menu wajib saat lebaran dirumahnya.Rasanya senang dihati manakala menu makanan ringan yang disuguhkan laris manis diserbu tamu yang datang.Disamping repot ,penyiapan makan nasi atau ketupat bagi tamu umum saat lebaran dinilai kurang tepat.Saking banyaknya tamu yang datang hampir bersamaan ,biasanya momennya sangat singkat.

Harga mete saat lebaran memang ada kenaikan dibanding tahun lalu,perkilogram mete mentah saat ini berkisar antara Rp 75.000,00 hingga Rp 100.000,00 dan yang sudah digoreng rerata tambah Rp 20.000,00 /kg nya.Sementara harga belut goreng antara Rp 50.000,00 – Rp 100.000,00 per kilogram,sebagaimana diceritakan Sarni pedagang penganan di pasar Kembang yang mengaku kelarisan saat lebaran kemarin.


                  Nampak kacang mete dan belut goreng yang jadi favorit tamupun masih tersisa



Dibeberapa rumah tangga yang terbiasa disambangi banyak tamu,lumrahnya menyiapkan cukup beragam dan secara cukup makanan dan minuman saat lebaran tiba.Dan tak jarang tamu masih saja hadir hingga medio bahkan jelang akhir bulan Syawal walaupun tinggal satu dua orang.

Jelang hari kelima belas Syawal ,nampak dibeberapa rumah masih tersisa kue –kue lebaran.Sejumlah kue itu nampak masih tertata rapi di ruang tamu,walaupun sudah tidak sekomplit saat lebaran,walaupun laris tapi stok kacang mete dan belut masih tersisa juga kata seorang ibu yang mendiami rumah mantan kebayan Keputran dekat Masjid itu.Tidak sampai lebaran haji dipastikan seluruh snack itu sudah ludes imbuhnya sambil bercanda ,ketika ditemui kontributor klaten info saat bersilaturahim.

Oleh : Kiswanto

Share this article :

0 komentar:

Tuliskan komentar Anda...

Komentar Anda mungkin akan sangat berguna bagi kami atau pembaca lain :)

Klaten Info Fanpage!

 
Support : Klaten.Info
Kontributor Berita : Kiswanto
Copyright © 2013. Kemalang Klaten - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info