TEPAT HARI JUMAT KLIWON ,TANGGAL 13 TERJADI KECELAKAAN TANKI AIR - Kemalang Klaten
Headlines News Klaten.Info :
Home » , » TEPAT HARI JUMAT KLIWON ,TANGGAL 13 TERJADI KECELAKAAN TANKI AIR

TEPAT HARI JUMAT KLIWON ,TANGGAL 13 TERJADI KECELAKAAN TANKI AIR

Written By kiswanto adinegara on Senin, 16 September 2013 | 21.16


   
    Kondisi tanki Sriyono saat mengalami kecelakaan di Sidorejo



Kemalang ~ Kebetulan tanggal 13 bulan September 2013 kemarin adalah bertepatan dengan hari Jumat Kliwon.Bagi warga yang mempercayai mitos terkait dengan Jumat Kliwon konon merupakan hari wingit.Setali tiga uwang dengan angka 13 yang sekaligus mejadi simbol kesialan.Sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari fenomena nomor 13 dihindari alias ditiadakan misalnya lihat di tempat duduk pesawat terbang,seat number 13 tidak ditemukan demikian pula pada sejumlah kamar hotel berbintang.

Terlepas dari mitos tersebut,kebetulan Sriyono beserta Supri mengalami nasib apes berupa kecelakaan dihari Jumat Kliwon (13/9) saat sedang dalam perjalanan dropping air bersih di wilayah desa Sidorejo,kecamatan Kemalang.Ditengah puncak musim kemarau ini memang krisis air bersih tengah melanda sejumlah desa di lereng gunung yang konon teraktif dijagat raya ini.Sehingga aktifitas dropping air bersih meningkat signifikan mengikuti permintaan warga.Dropping air bersih di lereng Merapi sekurangnya dilakukan oleh pihak perseorangan ,LSM dan pemerintah kabupaten Klaten.

Selaku penyedia jasa dropping air bersih Sriyono,yang berdomisili di komunitas Sentul,padukuhan Kalikajar desa Kadilaju hari itu memang banyak order.Biasanya mobil tanki tersebut dikemudikan oleh Sriyadi sang kakak korban dan Supri sebagai kernet.Namun tengah hari itu Sriyadi menjalankan kewajiban sholat Jumat di Masjid setempat,sehingga  Sriyonolah yang menggantikannya.Jadwal siang hari itu dropping di padukuhan Dadapan,desa Sidorejo yang merupakan zona teratas dengan medan cukup sulit.

Dari base camp pengisian air Sentul naik hingga mendekati lokasi sasaran tidak ada masalah,namun sesaat  jelang sampai tujuan ,disebuah tanjakkan Sriyono sepertinya “melihat” ada seorang manula duduk di tengah jalan.Diklakson beberapa kali tidak bergeming,dan Sriyono meyakini bahwa itu hanyalah “penampakan” ,dan bukan wujud manusia sesungguhnya,sehingga pedal gas dipijak kian dalam.Tepat dimana terlihat ada seseorang duduk ,yang ternyata tidak ditemukan apa-apa tiba-tiba as roda nya patah.Kendaraan yang bermuatan 5.000 liter air itu tidak dapat dikendalikan,akhirnya mundur dan terguling tiga kali.Alhamdulillah Sriyono dan sang kernet selamat dari musibah itu.Sriyono hanya keseleo bahunya dan lecet terkena air radiator yang panas,sementara sang kernet  tidak mengalami cidera apapun,hanya merasa sedikit pusing.

Atas kepedulian dan rasa sosial yang tinggi dari warga di dekat tempat kejadian maka tanki yang terguling dan tertahan pohon disebuah tebing itu dapat ditarik keatas dan dibawa pulang kerumah pada hari itu juga .Kondisi mobil yang tiga hari jelang kejadian ditawar Rp 90 jutaan oleh seseorang dan belum dilepas tersebut rusak cukup parah,kaca depan pecah,chasisnya bengkok,pintu kirinya tak bisa dibuka dan sejumlah peralatan rusak.

Dengan demikian untuk sementara waktu Sriyono istirahat menenangkan diri,mengembalikan kondisi kesehatannya sambil menunggu perbaikan kendaraan hingga dapat untuk operasional kembali,demikian dituturkan isteri Sriyono kepada kontributor klaten info di dekat tanki airnya yang barusan terkena musibah .

Oleh : Kiswanto


Share this article :

0 komentar:

Tuliskan komentar Anda...

Komentar Anda mungkin akan sangat berguna bagi kami atau pembaca lain :)

Klaten Info Fanpage!

 
Support : Klaten.Info
Kontributor Berita : Kiswanto
Copyright © 2013. Kemalang Klaten - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info