KERUSAKAN FUNGSI LINGKUNGAN HIDUP MERAPI ANCAM RUSAKNYA HIDROLOGI - Kemalang Klaten
Headlines News Klaten.Info :
Home » , » KERUSAKAN FUNGSI LINGKUNGAN HIDUP MERAPI ANCAM RUSAKNYA HIDROLOGI

KERUSAKAN FUNGSI LINGKUNGAN HIDUP MERAPI ANCAM RUSAKNYA HIDROLOGI

Written By kiswanto adinegara on Kamis, 03 Oktober 2013 | 20.08

    DAS lereng Merapi sebagai peresapan air wajib dijaga kelestarian fungsinya.



Kemalang ~ Sekitar 40 hektar lahan bekas penambangan galian C di wilayah kecamatan Kemalang ,kabupaten Klaten saat ini dalam kondisi rusak.Penyebabnya ,setelah penambangan selesai lahan ditinggalkan begitu saja,tanpa dilakukan reklamasi oleh penambang,baik yang memiliki izin maupun yang tidak berizin (KR,6/7/13)
Memprihatinkan ,mengingat hingga awal Oktober 2013 ini penambangan masih terus berlangsung.

Menurut kabag Perekonomian setda kabupaten Klaten terkait dengan maraknya penambangan galian C di Kemalang dengan alat berat akhir-akhir ini sebenarnya perusahaan penambang yang telah memiliki izin hanya 3 CV,selebihnya sebanyak  13 perusahaan illegal .Ironisnya yang tigapun melanggar karena lokasi aktifitasnya tidak sesuai dengan izin yang telah dikantonginya disamping itu mereka juga tidak melakukan reklamasi.

Sebagaimana diketahui bahwa konfigurasi zona utara wilayah kabupaten Klaten yang berada di pegunungan Merapi mencakup kecamatan Manisrenggo,Kemalang,Karangnongko,Jatinom dan Tulung,merupakan zona hidrologi yang penting berupa  daerah tangkapan air (recharge area),kemudian akan mendistribusikannya dalam bentuk mata air diwilayah bawahnya.Sekurangnya tercatat 76 buah mata air yang lestari berada di lima kecamatan tersebut atau sekitar 43,67 % dari total mata air di kabupaten Klaten. Wilayah ini juga peka akan gangguan keseimbangan tata air seperti banjir,erosi ,sedimentasi dan kekurangan air.



   Penambangan illegal dengan alat berat perparah kerusakan fungsi LH Merapi.



Terganggunya ekosistem atau fungsi lingkungan hidup di lereng Merapi akibat penambangan galian C yang tidak terkendali dapat memicu rusaknya sistem tata air kedepan semakin parah.

Menurut penuturan Umar Maksum (87) warga Kadilaju ,bahwa kurun waktu sepuluh tahun terakhir sekurangnya 10 mata air telah mati.sejumlah mata air itu diantaranya mulai dari padukuhan Santan,Kadipolo,Keputran desa Keputran,kecamatan Kemalang ,padukuhan Kadilaju,Kalikajar desa Kadilaju ,kecamatan Karangnongko hingga Gampar ,Tegalsuko desa Sukorini,kecamatan Manisrenggo.Demikian pula sumur-sumur gali di rumah warga juga mengalami penurunan debit air,sehingga berulang kali menggalinya ketika musim kemarau tiba.

Indikasi terganggunya fungsi hidrologi yang terlihat nyata adalah fluktuasi debit  air di sejumlah sungai saat musim penghujan dibanding musim kemarau.Dampak gangguan keseimbangan tersebut akan menyasar pada wilayah lain yang eksesnya sangat luas dan kian kompleks.

Merujuk  pasal 67 ,UU nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup bahwa setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi LH serta mengendalikan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup.

Maka dengan demikian Pemerintah kabupaten Klaten seyogianya segera merespon fenomena ini.Dengan upaya mengantisipasi  serta mengimplementasikan rencana tata ruang wilayah secara arif dan bijaksana.Utamanya mengelola wilayah kecamatan yang berada di DAS Woro dan sekitarnya meliputi Manisrenggo 26,96 km2,Kemalang 51,66 km2,Karangnongko 26,74 km2,Jatinom 35,53 km2 dan Tulung 32,30 km2,dengan total luasan 173,19 km2 = 26,41 %dari luas wilayah Klaten (BPS 2012) menjadi kawasan resapan air yang optimal dan lestari.

Langkah ini selayaknya diambil demi kesejahteraan masyarakat kini dan mendatang sebagai 
perwujudan Klaten tata,titi,tentrem lan kerta raharja.

Karena sejatinya “bumi ini adalah pinjaman dari anak cucu ,dan bukan warisan nenek moyang kita,sehingga sepatutnya dikembalikan pada anak cucu dalam kondisi yang lebih baik”.

Oleh : Kiswanto

Share this article :

0 komentar:

Tuliskan komentar Anda...

Komentar Anda mungkin akan sangat berguna bagi kami atau pembaca lain :)

Klaten Info Fanpage!

 
Support : Klaten.Info
Kontributor Berita : Kiswanto
Copyright © 2013. Kemalang Klaten - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info