MAESTRO PIJAT SYARAF ITU TELAH BERPULANG DI HARI ‘ANGGARA KASIH’ - Kemalang Klaten
Headlines News Klaten.Info :
Home » , » MAESTRO PIJAT SYARAF ITU TELAH BERPULANG DI HARI ‘ANGGARA KASIH’

MAESTRO PIJAT SYARAF ITU TELAH BERPULANG DI HARI ‘ANGGARA KASIH’

Written By kiswanto adinegara on Selasa, 22 Oktober 2013 | 19.08


  


Kemalang ~ Dalam kehidupan ini,yang namanya kematian pasti akan datang.Pada kondisi siap atau tidak siap ,diantara makhluk hidup tidak pernah ada yang tahu kapan ajal akan menjemput.

Hal demikian sebagaimana dialami almarhum kiai Nyono alias Widiyono,dia telah berpulang keharibaan sang Chalik  pada hari ‘anggara kasih’ Selasa Kliwon,tanggal 8 Oktober 2013 yang lalu.Tepat jam 5.00 WIB ,ba’da sholat Subuh mBah Nyono menghembuskan nafas terakhirnya dengan tenang,pada usia 70 tahun,dirumah duka padukuhan Badran,desa Keputran,kecamatan Kemalang.Kepergiannya meninggalkan satu isteri dan tiga orang anak.

Selasa Kliwon ,atau bagi masyarakat Jawa sering disebut hari 'anggara kasih' .Menurut mitos yang hingga kini masih dipercaya oleh sebagian orang ,kematian dihari ini jenazah dipekuburan  wajib ditunggu hingga 40 hari.Karena bagi orang yang menganut mazab tertentu untuk dapat menguasai ilmu 'panglimunan' disyaratkan mampu mengambil bagian dari mayat dengan cara mencurinya.

Satu minggu sebelum meninggal,mBah Nyono panggilan akrabnya masih melaksanakan tugas memijat sekurangnya 3 orang pasien ,walaupun kondisinya kurang sehat.Minggu legi (29/9) sekitar jam 14.00 WIB,saya datang ingin pijat karena kecapekan,tetapi diminta kembali esok harinya karena mBah Nyono merasa kelelahan.Senin Pahing,sekitar jam 10.00 WIB ,saya kembali ternyata mBah Nyono sakit dan terbaring lemas di ‘amben’ yang biasa untuk mengeksekusi pasien,demikian dituturkan Doni salah satu costumer tetap mbah Nyono kepada kontributor klaten info.

Kepada Doni mbah Nyono sempat berucap  minta maaf karena tidak bisa melayani sebagaimana biasanya,bahkan cerita soal penyakit darah rendahnya dan muntah.Sebaliknya Doni menyarankan pada mbah Nyono untuk istirahat dan makan yang banyak serta didoakan agar segera sembuh,Ia mengucap terima kasih atas doa itu tambah Doni.

Mbah Nyono layak dijuluki maestro pijat syaraf di wilayah kecamatan Kemalang.Ia bekerja profesional dibidangnya ,berbekal  ‘Ijazah’  ahli pijat urat syarat yang diperolehnya puluhan tahun silam setelah ikut kursus di Solo.Kursus itu atas prakarsa Dinas Sosial kabupaten Klaten kala itu,dan dari sekitar 7 orang peserta hanya lulus 3 orang termasuk mbah Nyono.

Sejak buka praktek pasien mbah Nyono berpenglihatan kurang sempurna tersebut terus bertambah banyak.Pasien dan pelanggannya tidak saja berasal dari wilayah Kemalang,tetapi merambah hingga kecamatan Prambanan,Karangnongko,Jogonalan,Kebonarum,dan bahkan luar kota Klaten.Keprofesionalan dalam kerjanya membuat pelanggan cocok, ketagihan dan merekomendasikan kepada handai taulan yang membutuhkan dengan demikian informasinya cepat menyebar luas.

Sang maestro pijat syaraf ,yang kaya pengalaman dan suka ‘tetulung’ itu telah tiada.Banyak warga utamanya pelanggan merasa kehilangan.Merasa kangen dan tak akan terdengar lagi cerita perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan,kesahajaan dan kejujuran.Masa kecilnya dihabiskan untuk bekerja di rantau ,mulai di Magelang,Jakarta dan Medan Sumatera Utara.Ia adalah figur insan sederhana yang pandai bersukur demikian rangkuman cerita dari para pelanggan setianya.

Selamat jalan,sang Maestro semoga kepulanganmu khusnul khatimah,Aamiin.


Oleh : Kiswanto
Share this article :

0 komentar:

Tuliskan komentar Anda...

Komentar Anda mungkin akan sangat berguna bagi kami atau pembaca lain :)

Klaten Info Fanpage!

 
Support : Klaten.Info
Kontributor Berita : Kiswanto
Copyright © 2013. Kemalang Klaten - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info