GARA-GARA MERCON RUMAH NYARIS LUDES TERBAKAR - Kemalang Klaten
Headlines News Klaten.Info :
Home » , » GARA-GARA MERCON RUMAH NYARIS LUDES TERBAKAR

GARA-GARA MERCON RUMAH NYARIS LUDES TERBAKAR

Written By kiswanto adinegara on Kamis, 19 Juni 2014 | 18.49



 
Petasan 'Sos DooR ' ,pembuat petaka.


Kemalang  ~   Memang sejatinya  bermain petasan alias mercon lebih banyak mudharat katimbang manfaatnya.Hanyalah kepuasan semu sesaat yang didapat , sedangkan  perilaku itu jelas pemborosan alias menghamburkan uang , mengganggu lingkungan , berpotensi  mengancam keselamatan  dan  menimbulkan polusi .

Pesta mercon bukanlah budaya asli Indonesia ,ia berasal dari negeri Tirai Bambu ,Tiongkok karena dianggap menjadi sarana pengusir  setan.Sedangkan di  Jawa dahulu orang membuat  ‘Long ‘  dari beberapa ruas batang bambu yang dilubangi dan dinyalakan dengan  sarana minyak tanah,sehingga menimbulkan ritme suara yang spesifik dan cukup keras ,namun tidak mengagetkan.

Lazimnya menyulut petasan dilakukan pada saat menyambut Lebaran atau pergantian tahun.Namun peristiwa yang menggemparkan terjadi Rabu  Pon (18/6) kemarin masih berada pada bulan Sya’ban ( Ruwah ) ,yakni seorang anak Arif Nurdin ( 12 tahun)  bermain mercon  dan naas ledakan petasan tersebut  membakar rumah tinggalnya di padukuhan Ngebong ,desa Keputran ,kecamatan Kemalang.

Sekitar pukul 14.00 WIB , Partono orang tua Arif Nurdin meninggalkan rumah untuk keperluan mengaji di Ponpes Al-Munawwir ,sementara anaknya berada dirumah sendirian.Saat itulah Arif bermain petasan dan tak dinyana petasan itu meledak  sesaat setelah menyasar kerumah.Api  kemudian mulai nampak menyala membakar sebagian rumahnya , Nurdin  ketakutan  dan berteriak minta tolong.

Untung tetangga cepat datang dan berusaha memadamkan api.Api dengan cepat dapat dipadamkan.Gara-gara menyulut mercon rumah Partono nyaris ludes terbakar ,demikian penuturan Slamet Syaiker  kepada kontributor klaten info.

Maka sebagai orang tua hendaknya mengarahkan dan mengawasi anak-anaknya agar tidak bermain petasan yang  tidak ada manfaatnya itu,lebih baik ditabung ,untuk jajan atau untuk shodaqoh demikian harapan Slamet.

Dan aparat yang berwenang diharapkan tegas menindak siapapun baik pembuat , penjual atau pengguna petasan sebagai barang terlarang tersebut demi keamanan dan kenyamanan lingkungan ,imbuhnya

Oleh : Kiswanto

Share this article :

0 komentar:

Tuliskan komentar Anda...

Komentar Anda mungkin akan sangat berguna bagi kami atau pembaca lain :)

Klaten Info Fanpage!

 
Support : Klaten.Info
Kontributor Berita : Kiswanto
Copyright © 2013. Kemalang Klaten - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info