SAMPAH MENGGUNUNG DI SARKEM WARGA TERGANGGU - Kemalang Klaten
Headlines News Klaten.Info :
Home » , » SAMPAH MENGGUNUNG DI SARKEM WARGA TERGANGGU

SAMPAH MENGGUNUNG DI SARKEM WARGA TERGANGGU

Written By kiswanto adinegara on Rabu, 22 Juni 2016 | 19.48


Sampah Pasar Kembang Menggunung mencemari Lingkungan
 KEMALANG ~ Trending topik di sosial media beberapa hari terakhir adalah menumpuknya sampah hingga berhari-hari di sejumlah tempat di kabupaten Klaten hingga konangan Ganjar Pranowo sang Gubernur Jateng saat kunjungan kerja kemudian perintahkan Bupati agar segera membereskan masalah ini.

Menurut pantauan klaten info hingga Rabu ( 22/6 ) tumpukan sampah di pojok kidul wetan pasar Kembang ( Sarkem ) desa Keputran ,kecamatan Kemalang kiang menggunung setelah beberapa bulan terakhir tidak diangkut keluar sehingga saking overloadnya tumpukan sampah menutup sebagian badan jalan.

Dampak buruk menggunungnya sampah ini dirasakan sangat mengganggu warga sekitar termasuk pedagang dan pengunjung sarkem ,utamanya tentu bau busuk yang menyengat serta penyebaran penyakit.

Slamet warga sekitar mengaku mblenger setiap hari harus menghirup bau busuk akibat menggunungnya sampah pasar hingga menutup sebagian jalan dan tiap hari terus untuk pembuangan disitu katanya saat ditemui klaten info.

Sebenarnya beberapa bulan lalu warga sudah berulang kali melaporkan kejadian pencemaran lingkungan ini kepada lurah pasar ,namun tidak ada tindak lanjut secara konkrit untuk mengatasinya. Sementara tiap hari volume sampah terus meningkat ,bahkan akhir-akhir ini lurah pasar itu  ngumpet sulit dicari imbuh Slamet dengan nada dongkol.

Apalagi kalau hujan aliran air kotor keruh dan berbau busuk bersama sampah terbawa banjir dijalan poros padukuhan Kadilajo sehingga membuat warga sangat terganggu oleh berserakannya sampah dijalan.

Warga berharap kepada pemerintah kabupaten Klaten sebelum lebaran persoalan sampah ini segera klir sebagaimana keluhan Slamet yang ditujukan Bupati ," Pripun niki bu Bupati menjelang Idul Fitri tumpukan sampah di pasar Kembang taksih menggunung dan baunya masih menjadi polusi warga sekitar ,sementara Lurahe pasar dilapori malah ngumpet  , coba suruh dekat merasakan bau busuk itu betah tidak " ungkapnya kesal mengakhiri perbincangan.

by Kiswanto Adinegara
Share this article :

0 komentar:

Tuliskan komentar Anda...

Komentar Anda mungkin akan sangat berguna bagi kami atau pembaca lain :)

Klaten Info Fanpage!

 
Support : Klaten.Info
Kontributor Berita : Kiswanto
Copyright © 2013. Kemalang Klaten - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info